Wanita pecinta lampu

Kota ini dipenuhi hiasan
Jika malam tiba, gelap menjadi ketenangan, titik-titik terang menjadi keriangan
Lampu yang jauh
Berjajar tak beraturan sesuai dudukannya
Ada wanita yang jiwanya pernah rapuh
Terbangun kembali bersama asanya

Kota ini dipenuhi keindahan
Salah satunya, kabut yang dirindukan
Samar-samar, lampu menghiasi kota seperti pelukan
Wanita duduk, dikelilingi cahaya temaram yang buram
Dinanti nya seseorang tak berjubah tak bersayap
Bukan pahlawan bukan malaikat Tuhan

Bersamanya, mereka mengarungi malam
Dibawah lampion
Dihadapan coklat panas
Disandaran kursi kayu
Bersamanya, mereka mengkhayal dalam cinta
Dibiarkan lampu-lampu kota menggerayangi hingga tua
Hingga usia semakin terlupakan..

1 Comment

  1. akbarmangindara

    January 7, 2014 at 6:33 pm

    yg ceweknya jgn lupa suruh pake jaket pake payung spya ga masuk angin.. cuaca lg dingin, musim hujan pula.. hehehe

Leave a Reply

%d bloggers like this: