Terimakasih, Banda Neira

Bangun,
Sebab pagi terlalu berharga
Tuk kita lewati
Dengan tertidur

——————————————————

Bangun tidur, langsung aktifin handphone dan lirik dikit media sosial – itu adalah kegiatan saya, juga mungkin banyak orang diluar sana. Jangan dicontoh, karena setelah bangun tidur sebaiknya berdoa, karena-Nya hari itu kita masih diberi kehidupan. Ashek, bijaksana gini.

Bangun tidur pagi ini rasanya ada yang berbeda dari hari-hari biasanya. Ada pilu, kecewa, dan ke-kagetan yang tersangkut disalah satu media sosial – lebih tepatnya instagram, postingan @bandaneira_official, yang menuliskan dengan panjang, bahwa Banda Neira memutuskan untuk berpisah dan menghentikan perjalanan.

Sedih.

Patah hati.

View this post on Instagram

Setelah menempuh diskusi yang panjang nyaris setahun lamanya, akhirnya kami sampai pada sebuah kesepakatan. Kami bersepakat untuk tidak meneruskan Banda Neira. . . Bukan hal yang mudah membubarkan Banda Neira, terlebih kini karya Banda Neira bukan hanya milik kami berdua, tapi juga milik kalian para pendengar. . . Namun keputusan sudah bulat. Setelah menimbang-nimbang semua kemungkinan, kami yakin dari semua opsi yang ada ini adalah keputusan paling baik. . . Dengan berat hati, melalui surat ini kami umumkan bahwa kami telah bersepakat untuk berpisah dan mengakhiri perjalanan Banda Neira. . . Kami meminta maaf sebesar-besarnya karena tidak bisa memenuhi harapan teman-teman yang ingin kami bisa terus bermusik bersama. . . Kami hanya bisa berterima kasih sebanyak-banyaknya buat semua pendengar juga teman-teman yang banyak berperan dalam perjalanan Banda Neira. Semoga segala apresiasi, dukungan, kehangatan dan pertemanan yang kami dapatkan dari teman-teman dibalas dengan kebahagiaan dan kebaikan yang berlimpah. . . Terima kasih telah menjadi bagian penting dalam hidup kami. Sebuah kenangan yang akan selalu mengiringi ke manapun kami melangkah selanjutnya. . . Salam, Ananda Badudu dan Rara Sekar 23 Desember 2016

A post shared by Banda Neira (@bandaneira_official) on

Saya, mungkin juga pendengar Banda Neira lainnya tentu merasakan hal yang sama. Sebuah kehilangan – yang sebenarnya bisa saja tidak terjadi.

Awal tahun ini, Banda Neira memilih untuk vakum dan memberikan album kedua – yang patah tumbuh yang hilang berganti. Lalu, akhir tahun ini, Banda Neira mengejutkan dengan memilih untuk menghentikan perjalanan musiknya. Buat saya, ini rasanya seperti di putuskan – sepihak – setelah digantung sekian lama. Deuh Gusti.

Banda Neira, memang hanya project iseng dari Ananda Badudu – pedagang berita di koran harian Tempo dan Rara Sekar – seorang aktivis yang banyak menghabisi waktu dengan persoalan masyarakat.

Saya katakan “memang hanya” – karena begitu nyatanya. Tapi, dari project iseng itu ternyata orang-orang menyukainya, mengapresiainya, memintanya untuk membuat karya lagi, mengharapkan penampilan nya disana-disini, dan merindunya saat jauh dari pendengar Banda Neira.

——————————————————

Hari ini, cuitan #terimakasihbandaneira di twitter masih silih berganti, komen-komen instagram Banda Neira di “postingan bubar” pun masih terus penuh terisi. Mungkin itu salah satu hal yang bisa dilakukan orang-orang diluar sana, untuk merespon dari apa yang mengejutkan – bersama-sama.

Banda Neira juga seisinya ;
Terimakasih, sudah pernah hadir menjadi salah satu yang menyejukkan telinga juga hati ini
Terimakasih, mengenalkan nama “Banda Neira” – yang dimana adalah sebuah pulau yang berada di Maluku, bagian Timur Indonesia
Terimakasih, mengenalkan banyak kalimat manis, bahkan romantis, walau itu tak selalu perihal cinta
Terimakasih, karena kalian begitu sederhana untuk disukai dan begitu sulit untuk dilupakan

Semoga abadi, salam rindu untuk matahari pagi, bunga, pangeran kecil, pelukis langit, juga untuk Tini dan Yanti. Sampaikan untuk tetap sebagai kawan, mewangi dalam biru langit dan laut, serta utarakan sampai jadi debu. Benderang lah di balik derai-derai cemara, karena kita semua tahu, yang patah tumbuh – yang hilang berganti.

Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

Dan untuk kalian semua,
Terimakasih sudah membaca tulisan patah hati atas bubar nya Banda Neira.
Tolong peluk.
Eh jangan, nanti keterusan.
Bye.

61 Comments

  1. Hello its me, Wabbit

    December 23, 2016 at 9:44 am

    NOOOOOO T_T patah hati berat! langsung masang banda neira di spotify seharian ini :'(((

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:53 pm

      Mba Tashaaaa! Aku juga tadi nulis ini sambil ditemenin banda neira full dua album. Makin patah hati 💔💔💔

  2. winnymarlina

    December 23, 2016 at 9:48 am

    ke banda naira aja sekalian yuk fasya

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:52 pm

      Mauk! Tapi nunggu punya suamik hahaha. Lajang begini tidak memungkinkan ku lanjalan jauh, hiks 😢

  3. Si Rakun Kecil

    December 23, 2016 at 10:03 am

    Heeh nih mba Rara katanya mau sekolaah, tdnya nda bilang maau bubaran cuma berhenti sampai waktu yg tak ditentukan, kaget juga akhirnya milih begini, band kesayangaan :”)

  4. Si Rakun Kecil

    December 23, 2016 at 10:12 am

    Heeh nih mba Rara katanya mau sekolaah, tdnya nda bilang maau bubaran cuma berhenti sampai waktu yg tak ditentukan, kaget juga akhirnya milih begini, band kesayangaan, mba Fasyaaa :”)

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:51 pm

      Ho oooh. Sekolah dan ikut suamik, eh tau2 bubyaaar. Ku juga sayang Banda Neira, kaya sayang ke dia (?)

      1. Si Rakun Kecil

        December 23, 2016 at 5:00 pm

        Aiiiih hahahay sempet sempetnya 😂

  5. udafanz

    December 23, 2016 at 10:49 am

    Vakum yang akhirnya malah bubar 😐

    Semoga mereka bereuni kembali.

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:50 pm

      Iya, kirain vakum bakalan tiba2 konser. Eh malah bubyar huhuhu

  6. Ata

    December 23, 2016 at 11:42 am

    Aaaaaaa aku juga termasuk yang dengerin Banda Neira Sya pas lagi gamang di tingkat akhir kuliah…. ikutan sedih huhu :'(

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:49 pm

      Banda Neira jadi soundtrack banyak orang yaaa 😂 #terimakasihbandaneira

  7. wirawarawiri

    December 23, 2016 at 11:59 am

    Semoga nanti ada reunian banda neira, tapi nanti pas udah kakek nenek 😥

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:48 pm

      Lama kalik reunian nya 😂

      1. wirawarawiri

        December 23, 2016 at 5:26 pm

        Kalau kecepetan bukan reuni mbak 😅😅 , mampir mampir mbak ke blog aku hehe

  8. Jejak Parmantos

    December 23, 2016 at 12:36 pm

    Aku juga ikut sedih… Kenapa ketika sudah mulai cinta, harus berakhir begini. *baper -bakul lemper

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:47 pm

      Aduuuh hahaha mungkin karena takdir mas…

  9. ardiologi

    December 23, 2016 at 12:49 pm

    yap kaget juga pagi ini pas jogging di ig

    :'(

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:45 pm

      Enak ya gipagi jogging di ig. Aku jugak sik. Dan, sedih 😢

  10. Tan Panama

    December 23, 2016 at 1:59 pm

    Whaaat?

    Padahal…padahal… lagu mereka yang paling sering didenger waktu zaman masih taksir-taksiran sama suami dulu. Huuuft.

    *salam kenal Mbak Fasya*salaman*

    1. fasyaulia

      December 23, 2016 at 4:23 pm

      Uuuuh lucu nya pas taksir2an sama suamik. Hehehe.

      Salam kenal juga ya mbak Tan Panama. Nggg dipanggilnya apa ya? 😁

      1. Tan Panama

        December 23, 2016 at 4:51 pm

        Sebut saja saya Tan. 😀 hehe

  11. edo

    December 23, 2016 at 7:45 pm

    Ini klo ga salah band yang lo rekomendasiin ke gue ya mba Fasya, waktu gue minta kasih tau band indie keren indonesia. Yah, bubar, sayang bangeet. Padahal kane banda neira. Unik, keren, sama syahdu parah. Apalagi klo uda puisi dinyanyiin gitu. Yaelah meleleh, gue yg bukan fans aja menyayangkan bgt. Kebayang fans macam lo mba Fasya. Mendung sehariaan :’)

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:16 pm

      Iya Dooo aku pernah rekomendasiin Banda Neira ke kamu. Sedih paraaah aku ngerasa kehilangan satu musisi yang udah akrab di telinga ku *plis deeeh padahal pendengar banda neira banyak* hahaha

  12. rizasaputra

    December 24, 2016 at 12:30 am

    Apah, kok tiba-tiba bubar aja? *Ga follow sosmednya

    Padahal lagu-lagunya masih rutin masuk playlist after lunch sayah untuk background music gawe sehari-hari 🙁

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:15 pm

      Iya nih, playlist spotify ku juga masih terus muterin banda neira kapanpun. Ngarep nungguin mba Rara pulang, eh tauk2 bubyar aja. Yasudah mungkin itu terbaik :'(

  13. ketikyoga

    December 24, 2016 at 2:35 am

    Gue juga baru bangun langsung melotot baca berita itu. Gue tahu band ini dari temen kantor pas 2013. Anjis. Pertama suka sama Hujan di Mimpi. Terus di saat depresi tahun 2016, lagu “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” ini membuat gue bangkit. Lagu itu berjasa banget asli. Huwaaaahhh. Patah hati. :’)

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:14 pm

      Mantep banget emang lagu itu bikin orang senyum lagi dan siap buat bangkit ya hehehe.

      Tooos sesama geng patah hati~

  14. Dila

    December 24, 2016 at 12:25 pm

    Aku akuuuu juga liat di twitter kalo bubarrr :(((((. Terima kasih, Banda Neira :’)

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:12 pm

      Syedih mbabund :'( tapi memang sesedih apapun, yang patah tumbuh yang hilang berganti ehehe #terimakasihbandaneira

  15. helga

    December 24, 2016 at 2:34 pm

    hahahaha kenapa endingnya jadi minta dipeluk

    >.<

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:11 pm

      Daripada minta di nafkahin kak >.<

  16. Ira

    December 24, 2016 at 3:54 pm

    aku termasuk yang patah hati!!!
    yang baru sempat menguraikan patah hatinya tadi pagi….baru sadarlah, samaan nulis soal Banda Neira.
    Beneran berasa baru kenal, jatuh hati, lalu ditinggalin :'(
    Oia, suka deh sama paragraf yang dua terakhir, judul-judul lagu Banda Neira bisa disatuin gitu

    1. fasyaulia

      December 24, 2016 at 5:10 pm

      Hihihi sesama geng patah hati, langsung ngeblog ya kita teh. Nuhun teh, itu iseng2 aja 😀

  17. febridwicahya

    December 25, 2016 at 12:22 am

    Kamu si Garis kerasnya Banda Neira yang benar-benar patah :’) namun tetap harus berterimakasih :’)

    1. fasyaulia

      December 25, 2016 at 2:45 pm

      Yang patah tumbuh – yang hilang berganti, Feb. Ehehe

  18. audris

    December 25, 2016 at 10:21 pm

    Ih sama! Paginya dikagetkan juga sama mereka, mana belum pernah nonton livenya 🙁
    Pagi itu, cek-cek sosmed terus ngeliat mereka tiba-tiba bubar gitu aja, berharap vakumnya bakal berakhir ngeluarin karya atau gebrakan lebih ciamik taunya malah bubar:(

    1. fasyaulia

      December 26, 2016 at 11:29 am

      Sama, beluman pernah 🙁 makanya semakin patah hati ini Dris, hiks

  19. Fiki Ayu

    December 26, 2016 at 9:42 am

    Berita pagi yang memilukan memang T.T

    “Semoga abadi, salam rindu untuk matahari pagi, bunga, pangeran kecil, pelukis langit, juga untuk Tini dan Yanti. Sampaikan untuk tetap sebagai kawan, mewangi dalam biru langit dan laut, serta utarakan sampai jadi debu. Benderang lah di balik derai-derai cemara, karena kita semua tahu, yang patah tumbuh – yang hilang berganti.”

    Izin ngutip kata-katanya mbakk

  20. zaenudin

    December 26, 2016 at 1:56 pm

    kenapa bubar ya.. kalau memang responnya bagus kan bisa berkarya dan menghibur fansnya.
    tapi mungkin banyak hal yang dipertimbangkan. jadilah keputusannya bubar.. buat mba jangan syedih yaa 😀

    1. fasyaulia

      December 28, 2016 at 9:31 am

      Karena mereka harus LDR dan mungkin sulit untuk meneruskan, entahlah. Alasan pastinya cuma mereka yang tahu dan pasti itu keputusan terbaik hehehe.

  21. Ami Hamni

    December 27, 2016 at 2:34 pm

    yang hancur lebur akan dapat terobati, adem bacanya :”

  22. mfadel

    December 29, 2016 at 2:16 pm

    Baru tau lewat sini -______- Sedih banget ini…
    Saya juga suka lagu mereka, memang nggak sampai ngikutin terus pekembangannya sih, tapi tetep suka. Ada feel menenangkan dalam lagunya. Semoga masih ada kemungkinan reunian, atau kalau rujuk lebih bagus lagi

    1. fasyaulia

      December 29, 2016 at 8:17 pm

      (( rujuk )) hihihi iya moga mereka rujuk ya, pasti pendengar pada senang 🙂

  23. Yoganteng

    December 29, 2016 at 5:19 pm

    Belum pernah dengerin lagunya udah bubar aja :’)

    Beberapa kali direkomendasiin temen lagu lagunya mereka tapi gak pernah dengerin karena gak cocok di telingaku.

    Adi sempet kumat, ngira Banda Neira bubar itu Banda Neira yang daerah. Yakali daerah bubar :’))

    1. fasyaulia

      December 29, 2016 at 8:16 pm

      Sampein untuk Adi : Fasya ingin berkata kasar ; kasar! Udah Yog, hahaha

      Dan, iya jangan dipaksain denger kalau ndak suka mah, karena musik mah tergantung selera yakan.

  24. cloud service Indonesia

    December 30, 2016 at 2:47 pm

    sayang banget padahal kan udah terkenal ya.. kenapa bubar sih 🙁

  25. Miftah Eres

    December 31, 2016 at 12:13 am

    Banyak juga ternyata yang bahas ini, ya?

    1. fasyaulia

      December 31, 2016 at 11:03 am

      Sebanyak apa? Hahaha, karena sama-sama kehilangan mungkin. Entah.

      1. Miftah Eres

        December 31, 2016 at 9:15 pm

        iya. awalnya bingung pas banda neira trending topic. pas saya cek, eh berita sedih.

  26. Johanes Anggoro

    January 1, 2017 at 8:17 am

    Belum liat perform live mereka bawain lagu di album kedua 🙁

  27. rizzaumami

    January 7, 2017 at 6:23 am

    Rara sekar ini sodaranya isyana sarasvati ya sya, dulu pas isyana belum jadi artis aku sering nontonin youtubenya barengan. Mungkin rara pengen solo kali. Sedih.

    1. fasyaulia

      January 7, 2017 at 10:24 pm

      Iya betul, Rara kakaknya Isyana. Raranya sibuk di luar negeri sih tampaknya, sedih dan patah hati hiks

      1. rizzaumami

        January 8, 2017 at 1:19 pm

        Kasian, padahal aku suka sama soundcloudnya

  28. bersapedahan

    January 12, 2017 at 5:01 pm

    seperti kata orang bijak … setiap awalan ada akhiran … eh itu kata orang bijak atau tata bahasa di pelajaran bahasa Indonesia … pokoknya gitu deh …

    1. fasyaulia

      January 13, 2017 at 7:30 pm

      Kata siapapun, tapi memang bener kok. Gak mungkin sesuatu itu akan selamanya 🙂

  29. 7 Vokalis Perempuan Jalur Indie – AULIA FASYA

    February 2, 2017 at 9:21 pm

    […] tau kan saya pernah patah hati karena Banda Neira bubar? Iya tulisannya bisa dibaca disini. Tapi, sepatah hati apapun penggemar Banda Neira, karya nya masih tetap bisa dinikmati. Rara Sekar, […]

Leave a Reply

%d bloggers like this: