Luka hati seorang teman

Aku menuliskan beberapa kalimat dalam beberapa paragraf. Aku susun kata-kata manis agar mempercantik keadaan. Aku selipkan beberapa harapan agar menjadi catatan kecil untuk minta terkabulkan. Aku membasahi kembali jiwa yang lalu dan mengeringkan dengan angin pagi. Aku tidak menangisi keadaan dengan rasa bersalah. Aku mengetahui […]

Read more

Persinggahan dua hati

Biarkan tulisan ini saja yang berbicara. Setidaknya saat kau membacanya, hati pun ikut bicara. Perasaan ini tetap sama saat kau menggores luka. Dan cerita ini biarkan angin yang meniupkan menjadi kenangan. Setiap hati adalah tempat persinggahan kehidupan. Singgah dengan segala rasa manis atau pahit, suka […]

Read more

Teman

Sebuah realita Menerima atau menolak, sesungguhnya itu yang ada di depan mata Sungguh menjadi bagian sinaran. Namun sirna Sungguh menjadi bagian senyuman. Namun zaman Sungguh hati nya tersentuh. Namun runtuh Sebuah airmata Menangisinya bukan antara sesal Itu pertanyaan yang sudah terberai Mengusap basah ini melebihi […]

Read more