Cinta Memang Soal Rasa by Fasya – Hery

Hallooo. Selamat malam minggu bagi yang menikmatinya. Masih ingat tulisan Kita Bukan Mereka? Kalau lupa, boleh di klik 😛 Nah selain tulisan itu, saya dan Hery menulis tulisan serupa. Masih menulis di twitter, tapi berbeda judul. Sekarang tentang “Cinta Memang Soal Rasa”. Seperti biasa, angka […]

Read more

Challenge minggu ke-1

“Pilih mana, cinta tanpa harapan atau harapan tanpa cinta?” – Gusti Fullah Pertanyaan dari Gusti emang bener tantangan banget buat nulis, apalagi saya lagi gak punya mood baik buat bahas tentang perasaan. Tapi ya namanya juga challenge, mau gak mau harus dilakuin, dan sesuai perjanjian, […]

Read more

Jatuh Hati Dengannya

“Ada ruang hatiku yang kau temukan. Sempat aku lupakan. Kini kau sentuh. Aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati. Ku terpikat pada tuturmu. Aku tersihir jiwamu. Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia. Ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu” – Raisa ; Jatuh Hati […]

Read more

Ketahuilah tentang cinta

Ketahuilah, perempuan yang menangis karena sakit dan lelaki yang menangis di setiap sujud. Saya cinta, tak perlu saya katakan setiap kali. Karena saya tahu, doa mu selalu menghantarkan setiap kaki ini melangkah menemui mimpi. Saya cinta, tak perlu saya terjemahi dengan kata yang lain. Karena […]

Read more

Bukan tulisanku

Tangan nya tidak lagi menulis kata-kata cinta, juga romansa Hidupnya tidak lagi kemana-mana, apalagi leluasa Matanya lebih sering digunakan memandang kekasih Berkali-kali hingga badan nya letih Untuk memeluk saja, tak ada rangkulan, hanya memasang badan, wajah, dan hati Begitulah cinta abadi Sebagai pujangga yang selalu […]

Read more

Barangkali Cinta

Barangkali cinta Jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu dan engkau beriak karenanya Darahku dan darahmu terkunci dalam nadi yang berbeda Namun berpadu dalam badai yang sama Barangkali cinta Jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku dan aku terbakar karenanya Napasmu dan napasku […]

Read more

Perkenalan dengan Dara

Siang mempercepat bayangan yang melintas. Tak kira nya aku tidak mengetahui. Salah. Aku melihatnya lebih cepat dan menghilang sesaat setelah satu detik merebut pejamanku. Diperkenalkan nya seorang dara dari negeri sebrang kepada ku. Menumbuhkan rasa memuncak dari sebuah keingintahuan. Karena rasa tak pernah memaksa, maka […]

Read more

Lelaki ku

Lelaki menunggu datangnya pagi dengan sujud di pertiga malam. Suaranya parau bertemu senja dengan membaca kitab. Lelaki mengelus tangan wanita dalam keluh yang menjelma. Ia menangis dalam lantunan doa. Lelaki mencinta wanita nya dalam kabut yang mengusik. Menguraikan janji di gelap mata yang menilik. Lelaki […]

Read more

Surat untuk April

Peluk jauh dari setiap hangat nya mentari ketika kamu bertemu dengannya. Selama ini mencari mu seperti berlari bersama waktu yang melambat namun tak pernah berhenti. Lelah nya berimbas pada amarah hingga mati. Mendung ini, laksana tuan yang menahan asa yang bergelombang. Menanti untuk tersampaikan, atau […]

Read more