Surat untuk April

Peluk jauh dari setiap hangat nya mentari ketika kamu bertemu dengannya.

Selama ini mencari mu seperti berlari bersama waktu yang melambat namun tak pernah berhenti. Lelah nya berimbas pada amarah hingga mati. Mendung ini, laksana tuan yang menahan asa yang bergelombang. Menanti untuk tersampaikan, atau menanti untuk terabaikan. Keduanya ada ditangan tuan..

Peluk jauh untuk April untuk setiap mata yang memanjakannya.

Sudah banyak hari teduh dibalik lorong-lorong panjang penuh bisu. Disamarkan pada jejak mu yang sudah membayang semu. Tak kan pernah ada cerita antara kita, karena wajah mu membalik seketika untuk tak kan pernah kembali bertemu. Sabit menyaksikan nya dengan mata sebelah namun hati tuan sendu, itu yang ku tau..

April,

Pujian dalam kenangan akan menjadi air mata sesaat. Cukup hanya lintasan awan yang tahu apa yang terjadi, karena pada tuan.. semua bahasa terlihat abadi. Sanjungan memabukan April, tak henti untuk berbicara mengenai rasa yang bersemi.

Untuk April

9 Comments

  1. iraajummah

    April 5, 2013 at 10:42 am

    meskipun tulisannya agak berat bagi otak saya yg bisanya langsung BLANK ketika baca tulisan indah, tapi, entahlahh~~ aku syukkaa ajah baca tulisan-tulisanmu~~~ 😀

    1. fasyaulia

      April 5, 2013 at 7:55 pm

      Beratnya berapa kilo sih emangnya? hahaha
      Terimakasyih banyak yaaa, senangnya:D

      1. iraajummah

        April 6, 2013 at 8:46 am

        aahahahahahhaaa~~ gak berat sih sebenarnya, cuma otakku ajah yang perlu di upgrade. hahahaha 😀
        sama-sama….sama-sama….

        sekarang mana syooklatnya??? hahahaha XD

  2. apemcomal

    April 5, 2013 at 1:25 pm

    mana surat untuk saya? 😀

    1. fasyaulia

      April 5, 2013 at 7:55 pm

      Sudah saya kirimkan via burung merpati #eaaa

  3. Dewi Indriyani

    April 5, 2013 at 2:44 pm

    idem sama ahjumma..hahahha…

    1. fasyaulia

      April 5, 2013 at 7:56 pm

      Thankyou Deeew, Weeed, ya apapun lah hahaha =))

Leave a Reply

%d bloggers like this: