Sepiring Kata

Piring ini diisi dengan kata. Tersusun menjadi kalimat, dan tumpah dalam paragraf. Sendok garpu menjadi pemilih kata, mana yang tersimpan dan mana yang terbuang. Gelas kaca di hadapan ialah penikmat kata. Mula-mula kosong kemudian penuh oleh makna kata. Semua berulang hingga suatu saat kita tak mampu berbicara dalam rasa, menyajikan nya dalam pagi, siang, dan malam di sebuah sepiring kata.

7 Comments

  1. adzhanihani

    June 10, 2013 at 9:11 pm

    Beri aku kata, Kak! Aku lapar akannya X3

    1. fasyaulia

      June 11, 2013 at 3:08 pm

      Hahaha kata kan makanan kamu sehari-hari dan kamu ga pernah kenyang dengan kata 😛

      1. adzhanihani

        June 12, 2013 at 11:36 am

        Ibarat anak kost akhir bulan, Kak. Persediaan kata lagi tipis. Gitu. :’)

  2. bahasamalam

    June 11, 2013 at 10:30 am

    Hmm semoga bukan kata-kata yang jorok dalam piring tersebut.

Leave a Reply

%d bloggers like this: