Semacam Rindu

Semacam rindu dengan malam. Ada energi terkuras, lalu mata terpejam. Rindu menikmati menulis di dalam gelap dan kesunyian. Bukan musik menghentak. Bukan dunia berpetak. Semua menyatu dalam rasa. Semacam rindu dengan malam. Ada banyak ide tidak tersalurkan. Aku seperti mati dalam tidur. Hari-hari sudah dihabisi melebihi batas. Lepas. Tubuh dikendalikan dengan keadaan. Pikiran memakan kepingan susunan rencana – menjadikan epilog di sore hari dalam fatamorgana – bertemu malam menyapa terpana.

Semacam rindu kembali.. Aku tidak mengeluh, aku memeluk banyak kenangan manis dalam banyak hari. Pertemanan dalam pelukan hangat setelah senja. Aku rindu malam. Ini sungguh aku sampaikan dalam tulisan. Cerminan dan warna senada menjadi bagian saksi dalam semacam rindu. Ada getaran emosi ketika aku tidak ingin terpisah dengan malam. Walau ku tau, esok akan bertemu pagi yang elegi.

Bercerita melalui puisi. Setelah beberapa hari tidak menulis, ditemani gelap.

6 Comments

      1. helgaindra

        June 3, 2012 at 8:27 pm

        bagus juga ko bagus 😀

  1. herrboy

    June 4, 2012 at 7:28 am

    istimewa 😀

    1. fasyaulia

      June 4, 2012 at 7:50 am

      Alhamdu-lillaaaah.. Hehe

Leave a Reply

%d bloggers like this: