Segera pulang

Aku berguru pada perjalanan. Semuanya terasa nikmat hingga aku melupakan setiap jejak yang tertinggal. Dunia yang tersentuh awan, menyampaikan pesan semalam yang disambut gerimis. Setiap rangkai nya dihadirkan tanpa titik. Aku ingin pulang, katamu berbisik.

Aku merindu pada senja. Warna jingga nya mengingatkan pada setiap perpisahan kita. Pun, pada sebuah taman yang menjadi tempat bercerita. Gemuruh angin mempercepat waktu di pikiran, laksana rindu yang memaksa untuk segera pulang. Aku ada dibelakangmu, katamu sayang.

2 Comments

  1. hlga

    March 27, 2013 at 11:47 am

    mulai sedikit paham dengan puisi buatan kamu
    hmmm

    1. fasyaulia

      March 27, 2013 at 3:56 pm

      Paham? Tentang apa emang?

Leave a Reply

%d bloggers like this: