Sajak pemalu

Pikiran nya banyak mencari ketiadaan agar terwujud nyata dalam diri
Langkah nya banyak berlari, berirama menari-nari kesana kemari
Perhitungan nya tak ingin pernah rugi, walau itu sekali
Mata jalang nya tidak pernah keliru membohongi hari
Waktu demi waktu digenggam dalam tiap jemari

Katamu bebas itu nyata, mengapa masih minta terikat
Angin lalu menyibakan pikiran nakal mu dengan kilat
Ingin lepas namun manja sering terlihat
Belajarlah mencari titik agar tidak keliaran tak pernah tersirat
Belajarlah mencari titik untuk hidup penuh gurat

Jika keadaan bisa berbicara, ia sedang menangisi hidup jemu mu
Selalu mencari lingkaran abu-abu
Tertutupi pahit nya kisah bahagia sementara yang menderu
Bisa mu itu memberi judul tanpa meneruskan hingga tanda seru
Bahagia itu sederhana sudah pernah lalu

Kamu kemana saja hanya meniru-niru membuat hidup baru?
Jejak nya tak pernah berlalu walau pernah pilu
Tulisan ini sungguh untuk bayang-bayang langit biru
Tak sedikit mengikuti pecahan angin menggerutu
Hanya kepada sajak-sajak pemalu untuk bertemu rindu

Sekedar sajak

Β 

12 Comments

  1. akbarmangindara

    August 28, 2012 at 3:55 pm

    Katamu bebas itu nyata—–> (jadi ingat iklan)

    1. fasyaulia

      August 28, 2012 at 4:00 pm

      Memang itu kata-kata dari iklan, iklan yang tidak terlalu saya suka hehe

      1. akbarmangindara

        August 28, 2012 at 4:09 pm

        lantas kenapa diambil dan dijadikan sajak klo mmng ga suka?? #MikirPenasaran

        1. fasyaulia

          August 28, 2012 at 4:24 pm

          baca dong kata-kata selanjutnya, kalau cuma baca satu kalimat ya gakan ngerti hehe

          1. akbarmangindara

            August 28, 2012 at 4:31 pm

            kata2mu ini (baca dong kata-kata selanjutnya, kalau cuma baca satu kalimat ya gakan ngerti ) mirip kata2 presenter di talk show TV One kmarin waktu dibahas kasus kicauan wamenkumham di twitter..

          2. fasyaulia

            August 28, 2012 at 4:34 pm

            Hastagah. Acara apa itu saya gatau 😐

          3. akbarmangindara

            August 28, 2012 at 4:46 pm

            Apa Kabar Indonesia Pagi.. Kemarin heboh sekali.. dan kata2mu persis. ya beda2 tipislah dgn yg km katakan..

  2. sianakdesa

    August 28, 2012 at 7:34 pm

    berbakat nih jadi penyajak πŸ˜€

    1. fasyaulia

      August 28, 2012 at 9:50 pm

      Alhamdulillah, semoga selalu begitu πŸ™‚

  3. SanG BaYAnG

    August 29, 2012 at 5:36 am

    Maaf Mbakyu Aulia.., no coment in artikel.

    Yang menarik dari tulisan ini bagi saya (pribadi) adalah pola “a a a a” yang masih terjaga dengan bagus, ini tentulah bukan hal yang mudah untuk menuliskanya.. :mrgreen:

    1. fasyaulia

      August 29, 2012 at 12:53 pm

      Ingin mudah di pahami orang walau kadang beda persepsi, makanya saya gunakan pola a a a a untuk penyamaan hehehe. Trims ya, tulisan kamu juga bagus-bagus dan aktif dalam menulis sajak πŸ˜€

      1. SanG BaYAnG

        August 29, 2012 at 1:22 pm

        Beda persepsi itu wajar, karena pada dasarnya manusia memiliki perbedaan dalam banyak hal. Dari perbedaan itu semoga mampu mengiris tipis tipis sebuah makna. Dan semoga si ‘A’ dalam sajak ini bisa mengerti.

        Ah.., ndak segitunya kali, i menulis sekedar mengisi waktu luang dari kebiasaan bangun tengah malam saja dan tak ada lebihnya..

Leave a Reply

%d bloggers like this: