Rumah dan tetangga

Rumah gaduh. Di luar berisik tak terkira gunjang-ganjing tetangga ribut. Di dalam juga sama. Barang lempar sana lempar sini. Rumah tak tenang. Genteng sudah berasap hitam pekat. Lantai sudah berduri menyisa perih. Kaki dan kepala tidak ada komunikasi mencari arah. Kamu lihat apa sekarang? Tangan ku akan memukulmu jika kamu berani bicara. Rumah ini esok kosong. Rumah semut dan tikus berbicara bahasa mereka. Tetangga pulang kerumah masing-masing. Mereka sedang menerka-nerka. Pikirku, mereka mungkin calon neraka.

1 Comment

  1. lazione budy

    November 19, 2013 at 4:00 am

    kena banjir makanya kacau balau.
    Banjir yg sebenarnya sisa air mandi yg punya ya.

    😀

Leave a Reply

%d bloggers like this: