Rindu Mentari

Bukankah kau merindukan hangat nya mentari?
Yang mengganggu tidur nyenyak mu pada setiap sinaran nya
Yang mengganggu kesepian mu dalam kicauan burung nya
Yang mengganggu pandangan mu dalam silau nya

Bukankah kau merindukan hangat nya mentari?
Yang di dalam nya di penuhi jutaan imajinasi yang tak tersampaikan
Yang jauh nya laksana harapan dalam perasaan
Yang janji nya tak diketahui terkecuali kepada bulan

Bukankah kau merindukan hangat nya mentari?
Membohongi diri berkali-kali sampai pagi
Menyamarkan setiap luka yang tersayat walau satu senti
Juga menghabiskan waktu dalam kebekuan yang merajai

Bukankah kau merindukan hangat nya mentari?
Menulis puisi untuk kekasih
Ditemani langit jingga yang membayangi
Serta suara-suara menuju malam menggerayangi

Bukankah kau merindukan hangat nya mentari?
Aku dan pujangga yang bersua di malam dini hari..

Sekedar sajak

4 Comments

  1. arip

    January 19, 2013 at 8:19 pm

    Para jemuran lah yg sangat mengidamkan kehadiran sang mentari.

    1. fasyaulia

      January 20, 2013 at 4:18 pm

      betul, cucian saya 3 hari ga kering-kering -__-

  2. andripleunwahyudi

    January 20, 2013 at 1:39 pm

    hmm…selalu kagum pada Aulia fasya….tulisan barunya selalu penuh menghias email ku…hehehe…cemunguuud!!! hehehe…..salam hangat selalu.

    1. fasyaulia

      January 20, 2013 at 4:23 pm

      Wah Alhamdulillah hehehe, terimakasih Kang Andri. salam hangat juga 🙂

Leave a Reply

%d bloggers like this: