Puisi pertama AADC

Ketika tunas ini tumbuh

Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata

Angan, debur dan emosi bersatu dalam jubah terpautan

Tangan kita terikat

Lidah kita menyatu

Maka setiap apa yang terucap adalah sabda pendita ratu

Ah, di luar itu pasir

Diluar itu debu

Hanya angin meniup saja, lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari, menari cuma kita yang tau

Jiwa ini tandu maka duduk saja

Maka akan kita bawa

Semua..

Karena.. kita.. adalah.. satu

Sebuah puisi dari film Ada Apa Dengan Cinta. Di iringi petikan gitar serta Dian Sastro yang cantik. Silahkan di percepat, di menit 5:38 untuk langsung ke alunan puisi. Malam ini mengulang kembali film tersebut. Benar-benar malam yang klasik. Dituliskan dengan kerinduan untuk beberapa orang sahabat. Semoga kalian baik.

Ada Apa Dengan Cinta?

6 Comments

    1. fasyaulia

      August 18, 2012 at 4:36 pm

      Iya, puisi nya juga cantik. Sama cantik nya pas dian sastro yang bawain 🙂

  1. arlandy

    August 21, 2012 at 2:40 pm

    Emang keren ya itu puisinya

    1. fasyaulia

      August 21, 2012 at 11:33 pm

      saking keren nya membuat saya ingin mengulang lagi dan lagi 😀

      1. arlandy

        August 25, 2012 at 9:34 pm

        iya bener haha, nice poetry

Leave a Reply

%d bloggers like this: