Percakapan sajak

Apa kabar?

Aku sedang dilanda sebuah rasa kesepian menyelimuti kabut tanpa jeda bersuara lirih. Aku ingin duduk saja menikmati siang. Bersama.

Menemanimu dalam gelisah akan terlaksana. Masih setia menunggu ku? Aku akan meminta izin untuk semalam menghabiskan waktu berbagi kisah ditemani senja.

Tak perlu. Aku sudah meminta, bahkan untuk bersama mu sampai jantung ini terhenti. Tuhan mengetahui harapan ini dan mengabulkan tanpa syarat. Indah nya langkah ku.

Senyum ini terukir untuk mu, dan bibir ini tidak akan lelah mengucap rasa yang ada di hati. Walau berbuah sepia. Aku bisa menepati janji batin. Percayalah, nama mu sangat indah untuk ku sebutkan dalam doa.

Putaran hidup sudah berjalan semestinya. Tiada yang salah dalam mencinta. Tuhan menitipkan pada tangan kotor ku. Doa mu akan terkabul, dan aku akan menggenggam diri mu diselimuti keajaiban.

Jika mencintamu menghabiskan kebahagiaan. Tetap bersama. Karena kepercayaan pada sebuah harapan, memberi sensasi luar biasa pada setiap kamu menghela nafas. Tangan ku akan menerima.

Melebihi ucapan terimakasih pada mu terkasih. Aku bicara pada hujan sampai bias mendalam.

Melebihi pujian tanpa selisih pada mu terkasih. Aku bicara pada keheningan sampai mengganti wayangan.

Jumpa kembali pada angin arah cinta.

Sekedar sajak, percakapan antara dua insan mencinta dalam kalbu. Berbisik saja cukup.

11 Comments

  1. Triyoga Adi Perdana

    August 2, 2012 at 5:38 am

    nah loooooooo, masih tema yang sama kannnnnnn? Haha
    I knoooow i knooww

    1. fasyaulia

      August 2, 2012 at 6:22 am

      Apasih Yoga kok so tau?

      1. Triyoga Adi Perdana

        August 2, 2012 at 6:26 am

        Hehehe. . Knp ca?
        Lagi gala. . ehhh, lagi kesepian pa gimana nih?
        Kalo ada kata “sajak” bawaannya tema itu mulu. 😀

        1. fasyaulia

          August 2, 2012 at 6:30 am

          Kamu boleh memaknakan sajak atau puisi saya terserah apa persepsi kamu. Tapi kamu gabisa menjudge saya lagi galau lagi sedih lagi kesepian apa. Itu diluar batas kamu yoga. Melebihi so tau.

          1. Triyoga Adi Perdana

            August 2, 2012 at 6:33 am

            Bercanda caaaaaaaa!! 🙁
            Maap kalo udah kelewatan nih. *cuma diem

          2. fasyaulia

            August 2, 2012 at 6:53 am

            Iya emang kelewatan. Bisa dibaca di about me blog saya ya yoga, tulisan nya kamu boleh memaknakan semua puisi saya terserah. Tapi ga menjudge! Sekian dan terimakasih.

          3. Triyoga Adi Perdana

            August 2, 2012 at 7:00 am

            Iye iye. Maap.
            Okeeee, stop comment. 🙁

          4. fasyaulia

            August 2, 2012 at 7:14 am

            Iye iye dimaapin 😐

  2. senitea

    August 2, 2012 at 8:24 am

    numpang nyimpen komen disini, mohon jangan dibanned..;-)

    Aku bicara pada keheningan sampai mengganti wayangan.

    wayangan apa yah..?? **beneran saia gak tahu**

    1. fasyaulia

      August 2, 2012 at 8:35 am

      mau aku klik spam hehehe.
      wayangan menurut kamu apa? artiin sendiri nanti dapet koin berhadiah piring cantik =))

      1. senitea

        August 2, 2012 at 8:49 am

        wokee deeh..
        saia akan pikirkan dulu yaah…;-D

Leave a Reply

%d bloggers like this: