Penyair

Penyair, engkaulah kehidupan dari kehidupan ini, dan engkau telah menjadi pemenang sepanjang masa walaupun banyak manusia lain pun mulia. Penyair, satu saat nanti, engkau akan merajai hati manusia, kerajaanmu tak akan berakhir. Penyair, periksalah mahkota duri-durimu, engkau akan temukan sesuatu yang tersembunyi disana, yaitu berseminya pohon selam.

***

Para penyair adalah orang-orang yang tak bahagia, sebab tanpa mempedulikan seberapa tinggi roh bisa menggapai, mereka masih tetap dibuka dalam suatu amplop air mata.


Masih terbius melanjutkan karya Kahlil Gibran. Baca paragraf terakhir dari penyair bikin saya bahagia.

5 Comments

  1. erdidik

    June 8, 2012 at 5:05 pm

    Penyair adalah mereka yang diam, bukan berarti tidak menulis; saya setuju juga “Para penyair adalah orang-orang yang tak bahagia, sebab tanpa mempedulikan seberapa tinggi roh bisa menggapai, mereka masih tetap dibuka dalam suatu amplop air mata.”

    Fasya suka juga dengan Om Kahlil ya? Saya salah satunya. 😀

    1. fasyaulia

      June 8, 2012 at 7:53 pm

      Iya paragraf terakhir itu keren Dik, hehehe lumayan suka sama karya nya Kahlil Gibran 😀

  2. Sugito Kronjot

    June 8, 2012 at 7:16 pm

    terus ikuti langkahnya…

    asal jangan nyasar aja….

    😀

    1. fasyaulia

      June 8, 2012 at 7:56 pm

      Maksudnya apa? hehe ga ngerti..

      1. Sugito Kronjot

        June 9, 2012 at 6:29 am

        langkah khalil…

        😀

        penyair….

Leave a Reply

%d bloggers like this: