Menemuimu di lain waktu

Jika bukan detik ini, maka tak apalah kita berhenti sejenak bercerita mengenai angan. Semua indah dibalik hujan es yang menderu kemarin sore. Kita menikmatinya bukan? Suara jatuh nya keras. Dingin nya mendasar masuk ke teras. Walau wangi tanah nya tak sempat tercium dengan jelas.
Jika bukan detik ini, maka tak apalah kita berjalan sendiri-sendiri seperti sedia kala. Ketika kita selalu menyibukkan diri dengan asa tanpa rasa suka. Nanti, jika kamu mengenang di suatu malam dan Tuhan mendengar nyanyian ku, temui aku di lain waktu.

9 Comments

  1. apemcomal

    April 6, 2013 at 8:15 pm

    mau ketemu dimana? 😀

    1. fasyaulia

      April 7, 2013 at 10:35 am

      Di persimpangan jalan antara hatimu dan hatiku #eaaa

      1. apemcomal

        April 7, 2013 at 11:03 am

        eaaaaaa gombal gembellllll 😀

  2. Rizqi Fahma

    April 6, 2013 at 8:32 pm

    Syuka tulisyan ini 🙂
    Tapi, sedih juga bacanya. Ini tayang di TV mana sinetronnya, Cha?

    1. fasyaulia

      April 7, 2013 at 10:38 am

      Saya juga yang nulisnya sedih *loh*
      Hahaha di stasiun tv yang layarnya menampilkan bayang-bayang masa lalu 😛

  3. hlga

    April 6, 2013 at 8:59 pm

    iya, nanti aku akan menemuimu di lain waktu..
    :@)

  4. Mr.Fzx

    April 11, 2013 at 7:10 pm

    mungkinkah kita bertemu di lain dunia (lho?)

    1. fasyaulia

      April 12, 2013 at 6:41 pm

      Mungkin, kalau memang jiwa kita berbeda 😛

Leave a Reply

%d bloggers like this: