Langit bermuara di Keumala

Kita tidak berebut senja dalam teriakan-teriakan kejenuhan
Kita tidak bercerita senja yang sama pada sore yang membayang
Kita sama-sama terluka
Kita duduk di atas air yang asin nya terasa menusuk hidung
Kita memang datang sendiri untuk dunia
Kita memang manusia perkara mulia
Kita menjadi perantara cinta yang mengantuk
Kepadanya, kita menjelma dalam putaran angin yang meliuk
Kita ini gambaran senja
Kepadanya, tulisan, goresan, dan jepretan menjadi nyata
Kita adalah..
Langit bermuara di Keumala..

Sekedar sajak untuk film Keumala.

6 Comments

  1. Review Jujur

    March 4, 2013 at 10:57 am

    keumala apa nama judul film gan ?

  2. malumaluin

    March 4, 2013 at 8:37 pm

    Blog yang menarik 🙂 Yuk, teruskan berbagi ide kreatif lewat blog-blog menarik. Kunjungi juga http://malumaluin.wordpress.com/ Salam malu-maluin!

    1. fasyaulia

      March 10, 2013 at 12:31 am

      Nanti saya berkunjung ya. Terimakasih, salam malu-maluin juga 😛

Leave a Reply

%d bloggers like this: