Kicauan burung-burung pagi

Jika terbangun setelah mangarungi mimpi, harapan lah yang tersampaikan pada mentari. Juga perasaan carut marut yang tak bisa lagi dipungkiri. Terlampaui sudah berhari-hari berdusta pada kehangatan pagi. Bahkan, akan datang cermin yang tak sudi menerima bayangan mu setelah semalam hatimu tercuri.

Sudah banyak perbincangan diantara burung-burung pagi. Mengenai jati diri, motivasi, dan imajinasi. Semua tersusun selayaknya kebahagiaan yang tersimpan. Bila saja bisa, sebentar saja aku ingin mengutip dan mewujudkan nya dalam nyata. Bila saja bisa, sebentar saja aku ingin memutuskan semuanya semauku dan sesukaku.

Tersadarkah aku.

Masa ini sudah mendustai. Bahkan, asa saja sudah melampaui batas tak memberi. Hari ini, berhenti sudah kicauan burung-burung pagi. Terhenti karena membenci. Terhenti karena terkikis sepi.

Untuk malam penuh perbincangan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: