Kebenaran

Begitulah, setelah keluar rumah, dunia yang terjelang di depan mata ternyata tidak terlalu ramah. Saya menyaksikan parodi sandiwara kehidupan di mana penjahat punya kekuatan berlipat, si kaya menggilas si miskin, terror berkecamuk, bom meledak diperlakukan bagai mercon mainan, perang berlangsung di berbagai penjuru dunia, pejabat-pejabat korup, undang-undnag dipelintir, anak-anak muda berteriak-teriak putus asa tanpa ada yang peduli, pengemis-pengemis menipu dan menjual kemiskinannya, demonstrasi berujung anarki, alam rusak kacau-balau, ayat-ayat suci di salah tafsirkan, konflik atas nama agama tidak kunjung usai, orang saling bunuh hanya dengan alasan warna kulit, dan segala perkara yang tidak mungkin dirinci satu persatu.

Apa sebenarnya yang manusia cari? Kebenarankah yang manusia cari? Seperti apa rupa kebenaran itu? apakah kebenaran punya wajah ganda sehingga tak mudah dikenali?

Dikutip dari Buku Secangkir Kopi Tanpa Kafein karya Rose Kusumaning R.

4 Comments

  1. Rizqi Fahma

    December 21, 2012 at 10:31 pm

    Tulisan ini tentang negeri kita ya?

    1. fasyaulia

      December 22, 2012 at 5:15 pm

      bisa.. hehe agak carut marut ya

  2. Raf

    December 24, 2012 at 11:55 pm

    Fas, sedikit kritik ya. Ada miskonsepsi disini. Anarki itu sistem politik dimana nggak ada otoritas, hirarki dan pemerintahan (negara). Dan menurut saya, lebih tepat vandalis deh daripada anarki. Yang dimaksud diatas itu aksi kekerasan, kan?

    Tapi mo gimana lagi, tetep aja gak bisa diubah. Toh ini cuman kutipan dari buku. -.-

    1. fasyaulia

      December 25, 2012 at 11:53 am

      Wah saya kurang paham, tapi setelah di cek n ricek dan googling, ternyata pengertian anarki itu memang yg kamu sebutin. Terimakasih Raf hehe walaupun gabisa diubah karena dari buku, seengga nya dapet ilmu baru buat saya 😀

Leave a Reply

%d bloggers like this: