Amnesia

Malas membuat mu sulit berdiri menghadapi kenyataan. Amnesia sesaat ketika tau bahwa dunia ini sesungguhnya memutari sudut-sudut terpencil sampai nanti tertabrak. Sayang, kamu lupa. Tapi bunga-bunga bermekaran mengingat mu dengan petang. Jasa nya memang terlambat jatuh, tapi dia tetap datang. Aroma nya tidak pernah jauh dari benak, membawa tidur hingga mimpi membentang.

Bisakah kamu catat hari ini? Agar kamu tidak kembali amnesia sesaat di balik bulan dalam gelap cahaya. Biarkan aku saja. Memberi secarik kertas untuk menulis bersama penuh hangat melekat. Tulisku dalam kalimat terakhir di taman jiwa ini, aku menebak masa depan untuk kembali dalam hari ini, semoga tidak pernah lupa. Pergilah, amnesia sesaat.

Sekedar sajak. Meninggalkan sebuah lupa.

2 Comments

  1. jayputra9

    July 29, 2012 at 2:11 pm

    pasti sajak itu ditunjukan untuk kekasih kaka y. hehe. ^_^

    1. fasyaulia

      July 29, 2012 at 9:05 pm

      ceileeeh, kekasih pun aku tak punyaaaa, ouwouwooo~

Leave a Reply

%d bloggers like this: