Aku dan kamu bertemu sore

Kamu itu pasir
Menggerutu tertiup angin
Aku itu awan
Bercakap dengan penuh angan
Wangi mu memasuki relung
Jika jauh membuatku merenung
Senyum ku hangat
Mendekatkan jarak pemberi semangat
Kekuranganmu adalah kehausan air, perlu perlahan untuk dinikmati
Kebencianku adalah tanah pada hujan, memupuk menghilangkan agar tak mati
Langkah kita sama
Hanya jarak yang berbeda
Penantian kita sama
Tempat kita berbeda
Menanti pelangi
Antar kota berwarna-warni
Kamu tertuju pada rindu menunggu senja hingga matahari benar tenggelam
Sore ini, hangat nya secangkir teh adalah asap
Hangat nya memberi pelukan untuk dingin dibalut embun sehabis hujan
Sore ini, kata-kata kita puitis
Aku dan kamu menjadi pujangga hingga langit berwarna jingga
Aku dan kamu menjadi manis untuk sisa waktu yang tak pernah habis
Semua indah walau aku menulis di sini, dan kamu disana
Pertemuan indah ditemani langit cerah

Sekedar sajak

2 Comments

  1. GustiFullah

    August 20, 2012 at 11:34 am

    Ratu kidung berkerudung, lagi-lagi aku menyukai tulisanmu. Damn ! šŸ™

    1. fasyaulia

      August 20, 2012 at 6:54 pm

      Alhamdulillah :”> semoga selalu begitu ya..

Leave a Reply

%d bloggers like this: