Segi dalam tiga

“Aku mengetuk pintu hatinya untuk disajikan dalam ruang cahaya untukmu. Kamu membuka peluang manis tertata lilin, katamu itu romantis. Dia tertunduk malu merapatkan kedua bibirnya tak bercengkrama berlama-lama. Jawaban nya ada dalam surat cinta yang terselipkan di meja mu tadi siang. Mungkin kamu melupakan nya […]

Read more

Berdering

Secangkir kopi hangat terletak di meja depan ku. Aku meminumnya sedikit demi sedikit. Karena aku masih ingin bertemu manis nya cinta di pagi hari. Aku seperti menolak kepahitan yang ada menjemukan satu rasa. Komunikasi akan ku diamkan dalam hari ini. Membenci untuk segala kesibukan melanda […]

Read more